Minggu, 08 April 2012

Jangan Berat Untuk Mendoakan Orang Lain


   Doa adalah sebuah harapan, sebuah permintaan yang dihaturkan kepada Yang Maha Kuasa. Karena pada dasarnya manusia itu makhluk yang paling lemah, yang tidak punya daya apa-apa kecuali atas pertolongan-Nya. Dan di dalam hidupnya, manusia yang tidak pernah dan tidak mau berdoa adalah manusia yang sombong, karena tidak mau mengakui kelemahannya.
 
   Tapi  terkadang, (bahkan sering kali)kita malas untuk berdoa. Jangankan berdoa untuk orang lain, berdoa untuk diri sendiri saja kita enggan. Padahal berdoa tidak butuh banyak waktu, dan itu pun tujuannya adalah untuk kepentingan diri kita sendiri. Tapi masih saja ada alasan untuk tidak berdoa (Mungkin udah ngerasa paling hebat ya,,hehe…)

   Berdoa akan semakin menguatkan kita untuk mencapai sebuah harapan. Adanya doa akan selalu memberikan kita semangat untuk terus lebih baik lagi. Selain mendoakan diri sendiri, tidak ada salahnya kita juga mendoakan orang lain, terutama keluarga kita dan sahabat-sahabat kita. Yang lebih utama lagi adalah mendoakan kedua orang tua kita. Setelah kita shalat, sempatkan untuk mendoakan kedua orang kita, keluarga dan sahabat-sahabat kita. Doakan agar mereka sehat selalu, diberikan kebahagiaan dalam hidup, kalau mereka sedang tertimpa musibah, doakan agar mereka diberi ketabahan dan agar musibah tersebut bisa segera berlalu. 

   Jangan berat untuk mendoakan orang lain. Karena sering kita berpikiran, “Buat apa mendoakan orang lain? Belum tentu mereka mendoakan kita? Apa untungnya buat kita?”. Jangan pernah ada pikiran seperti itu. Kita hidup saling membutuhkan pertolongan 1 sama lain. Mungkin saja ketika kita teringat kawan kita, sahabat-sahabat kita, mereka sedang membutuhkan bantuan doa karena sedang tertimpa musibah. Satu sumbangan doa tulus dari kita itu sangat berarti untuk mereka. Allah itu Maha Mengetahui dan Maha Mendengar. Cukup dengan doa sederhana disertai keikhlasan dan ketulusan, itu lebih baik daripada doa yang panjang lebar tapi kita tidak tulus mendoakan kawan kita. Dengan mendoakan orang lain, terutama sahabat, dan kawan-kawan kita, akan dicatat sebagai amal kebaikan. Kita tidak rugi apa-apa. Malah kita dapat untung, yaitu dapat pahala. Wong, mendoakan orang lain itu tidak bayar kok, Kenapa kita tidak mau untuk membiasakan diri kita mendoakan orang lain? Karena hidup itu berputar, mungkin saja suatu saat justru kita-lah yang membutuhkan sumbangan doa dari orang lain. 

   Oleh karena itu, mulailah dari sekarang. Doakan orang tua kita, kawan, sahabat kita. Sesering mungkin yang kita bisa untuk mendoakan orang lain. Ketika kita ingat orang tua kita, langsung kita mendoakannya. Ketika kita ingat kawan kita, sahabat kita, tidak ada salahnya untuk mendoakan mereka agar mereka selalu tetap berada di dalam lindungan-Nya. Semoga kita termasuk orang-orang yang bisa saling mendoakan dan saling menebar kebaikan. Amin.

Jumat, 24 Februari 2012

Jangan Malas Lho Buat Shalat Subuh !!


 Shalat subuh memang adalah shalat wajib yang memiliki rakaat paling sedikit diantara 5 waktu shalat wajib. Shalat subuh hanya dikerjakan sebanyak 2 rakaat saja. Tapi, justru dengan rakaat yang paling sedikit, malah banyak yang melalaikannya alias tidak mengerjakan shalat subuh. Padahal shalat subuh memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan dibanding shalat wajib lainnya. Tapi kembali lagi, dengan banyaknya keutamaan itu, cobaan ataupun halangannya juga paling berat dibandingkan dengan halangan untuk mengerjakan shalat wajib lainnya.

   Ngantuk adalah alasan yang paling sering orang katakan kalau tidak mengerjakan shalat subuh. Ya, wajar saja, karena waktu subuh adalah waktu dimana orang sedang nyenyak-neyaknya tidur. Apalagi dengan cuaca pagi yang cukup dingin, membuat sebagian orang malas untuk membuka mata dan mengerjakan shalat subuh, tapi lebih memilih untuk meneruskan tidurnya. Memang sangat berat untuk melawan hawa nafsu, ditambah dorongan setan. Kalau bukan karena adanya iman dalam hati, tidak akan mungkin orang bisa untuk melawan hawa nafsu dan godaan setan.

   Sayang sekali jika seorang yang mengaku muslim, tapi tidak melaksanakan shalat subuh. Di dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa orang munafik akan berat untuk melaksanakan shalat di 2 waktu, yaitu Shalat Isya dan Shalat Subuh. Berarti, kalau seseorang sering tidak melaksanakan shalat subuh dan isya, bisa dikatakan orang tersebut memiliki sifat munafik. Bagaimana dengan sobat, apakah sobat sudah rutin melaksanakan shalat isya dan subuh? Jangan sampai kita tergolong orang munafik. Selain itu, pernah suatu waktu saya mendengar ceramah bahwa seseorang yang tidak melaksanakan shalat subuh, sama saja dengan dia memperkosa ibunya sendiri. Naudzubillahimindzalik. Semoga kita dijauhkan dari perbuatan keji tersebut.

   Dengan beratnya halangan dan godaan setan untuk melaksanakan shalat subuh, ternyata Shalat subuh memiliki banyak keutamaan, antara lain :
 
      1. Sebagai pembuka pintu rezeki
      2. Shalat subuh berjamaah di masjid lebih baik dari dunia dan seisinya
      3. Mengerjakan Shalat subuh sama dengan mengerjakan shalat sepanjang malam
      4. Rutin mengerjakan shalat subuh berjamaah, Insyaallah, kelak Allah akan memberikan pintu khusus
         yang langsung menuju surga
     
   Dengan keutamaan-keutamaan di atas, tidakkah kita termotivasi untuk rutin melaksanakan shalat subuh? Dengan keikhlasan dan hanya mengharap ridha-Nya, Insyaallah kalau kita melaksanakan shalat subuh, kita akan mendapatkan keutamaan-keutamaannya dan yang lebih penting lagi, Insyaallah, allah akan memberikan perlindungan-Nya kepada kita di dunia maupun di akhirat kelak.

Berapa Banyak Harta Kita ??

     Harta tidak akan bisa lepas dari kehidupan manusia. Selama ada kehidupan, maka manusia akan terus berusaha untuk mendapatkan harta, entah itu dengan cara yang halal ataupun haram. Dan bagi sebagian orang, harta menjadi tolak ukur kesejahteraan hidup mereka hidup di dunia. Karena mereka berpikir bahwa dengan memiliki banyak harta, maka mereka bisa mendapatkan apa yang mereka mau di dunia ini. Jadilah mereka orang yang dalam hidupnya terus berupaya untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, walaupun terkadang harus dengan cara yang tidak benar atau dilarang oleh agama. Pikiran mereka sudah tertutup oleh hawa nafsu dunia, tidak lagi memikirkan orang di sekitarnya. Asal mereka bisa mendapatkan harta kekayaaan, walaupun itu harus menjegal orang lain, mereka akan terus melakukannya. Padahal sesungguhnya, harta bukanlah segalanya dan tidak bisa dijadikan tolak ukur dari kesejahteraan atau kebahagiaan orang. Banyak orang yang berharta, tapi mereka tidak bahagia dan tidak tenang dalam hidup mereka. Justru orang yang tidak berharta banyak, memiliki kebahagiaan dan ketenangan hidup.

     Harta yang bisa membawa ketenangan dan kebahagiaan hidup adalah harta yang didapat dengan cara yang halal dan jelas asal usulnya. Percuma harta kita banyak tapi kita dapat dengan cara yang tidak halal. Karena tidak akan membawa kebahagiaan, tapi akan membawa kesengsaraan. Cepat atau lambat pasti akan terjadi.

    Memang, dengan semakin banyak harta yang kita miliki, semakin banyak yang bisa kita beli atau kita dapatkan di dunia ini. Tapi sebenarnya, berapa banyak harta yang kita miliki? Kebanyakan orang menganggap bahwa untuk mengetahui berapa banyak harta kita, kita tinggal menghitung satu per satu harta kita, maka kita akan tahu berapa banyak harta yang kita miliki di dunia ini. Tapi menurut saya itu tidak benar. Seberapa banyak harta yang kita miliki, yaitu seberapa banyak harta yang telah kita sedekahkan di jalan Allah. Harta sesungguhnya yang kita miliki adalah harta yang telah kita sedekahkan dan kita gunakan di jalan Allah. Kalau kita hitung harta kita dan jumlahnya 1 milyar rupiah, tapi kita hanya bersedekah 1 juta rupiah, maka sebenarnya harta kita jumlahnya hanya 1 juta rupiah bukan 1 milyar rupiah. Dan harta 1 juta rupiah itulah yang kelak akan menolong kita di alam akhirat.

    Kita jangan bangga dengan banyaknya harta yang kita miliki saat ini, tapi pikirkan dan renungkan lagi, berapa banyak harta yang telah kita sedekahkan di jalan Allah. Kita renungkan lagi, seberapa sering kita bersedekah secara ikhlas dan tulus karena Allah. Tidak akan ada gunanya harta yang kita kumpulkan saat ini, kalau kita sudah tidak ada di muka bumi ini. Harta adalah milik-Nya, dan semua akan kembali kepada-Nya. Oleh karena itu, ayo kita banyak-banyak bersedekah, kita berikan sebagian harta kita untuk orang-orang yang tidak mampu, kita sisihkan sebagian harta kita di jalan Allah, karena itulah sesungguhnya harta yang akan kita miliki. Allah senang kepada siapa saja yang mau bersedekah dan Allah menjanjikan akan melipatgandakan rezekinya.

    Ingat, jangan malas untuk bersedekah. Dan ingat, berapa banyak sesungguhnya harta yang kita miliki adalah seberapa banyak harta yang telah kita sedekahkan.

Rabu, 01 Februari 2012

Kisah Pohon Apel ( Sebuah Renungan Hidup)

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu, anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.
"Ayo ke sini bermain-main lagi denganku.", pinta pohon apel itu.
"Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi.", jawab anak lelaki itu.
"Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."
Pohon apel itu menyahut,
"Duh, maaf aku pun tak punya uang, tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu."
Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.
Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. 
"Ayo bermain-main denganku lagi.", kata pohon apel.
"Aku tak punya waktu,", jawab anak lelaki itu.
"Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?".
"Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah, tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu.", kata pohon apel.
Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.
"Ayo bermain-main lagi denganku.", kata pohon apel.
"Aku sedih.", kata anak lelaki itu.
"Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?"
"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah."
Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.
"Maaf anakku", kata pohon apel itu.
"Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu."
"Tak apa, aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu.", jawab anak lelaki itu.
"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat.", kata pohon apel.
"Sekarang aku juga sudah terlalu tua untuk itu.", jawab anak lelaki itu.
"Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini.", kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.
"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,", kata anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu."
"Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."
Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu pun sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Pohon apel itu adalah orang tua kita.
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.



Soruce by : http://www.gallerydunia.com/2011/03/kisah-pohon-apel-sebuah-renungan-hidup.html

Tips Kalo HP Sobat Dicuri

  Siapa yang tidak kesel kalo Hp kita dicuri? Kadang bukan harga yang jadi masalah, tapi data-data yang ada di dalam Hp itu yang lebih penting. Seperti nomor telepon, Foto momen-momen penting,dsb. Yah, tapi kalau yang namanya apes memang gak bisa ditolak. Mau gimana lagi? Mau gak mau pasti terjadi. Mau marah percuma, nyesel percuma, nangis percuma, karena gak bakal kembali lagi Hp itu, kecuali ada maling yang baik hati, terus ngembaliin Hp sobat.
Tapi kalau udah terlanjur hilang, ya sudah, relakan saja. Anggap saja itu sedekah sobat buat si maling. Tapi kalau sobat masih belum bisa rela Hp sobat hilang dicuri, nih ada tips yang mungkin bisa buat sobat lebih bisa merelakan Hp sobat yang hilang dicuri. Tipsnya seperti berikut :

1. Catat serial number Hp sobat. Caranya tekan *#06# lalu OK atau Panggil.

2. Simpan baik-baik nomor serial tersebut di manapun yang sobat yakin aman. Kalau bisa jangan di Hp. Di dompet, di lemari, dsb.

3. Kalau Hp sobat dicuri. Segera telepon operator kartu yang sobat pakai menggunakan HP teman atau keluarga. Dengan alasan Hp telah dicuri dan di dalamnya ada data penting seperti akun email, password, dsb. Mintalah operator telepon untuk memblokir Hp sobat dengan menyebutkan kode serial Hp sobat. Walaupun si pencuri mengganti kartu Hp sobat, Hp sobat akan terblokir dan tidak akan bisa difungsikan, karena sasaran blokir adalah mesin Hp bukan kartu seluler.

    Dengan begitu, walaupun Hp sobat hilang dicuri, setidaknya sobat memberi pelajaran kepada si pencuri, bahwa usahanya sia-sia, seakan-akan Hp yang telah dicuri tersebut adalah barang rongsokan yang tidak akan laku dijual. Karena seluruh fungsi telpon akan diblokir dan tidak dapat digunakan sama sekali. Selain itu, data-data sobat di Hp tersebut tidak akan tersebar kemana-mana.

    Yah, tapi tetap saja. Hp sobat tetap hilang dan tidak kembali lagi. Tapi, ya sudah relakan saja. Semoga sobat bisa dapat Hp yang lebih bagus lagi dari Hp sobat yang hilang....hehe......

Selasa, 31 Januari 2012

Jahilin Teman Dengan Shortcut Jebakan

Lagi gak ada kerjaan? Pengen ngisengin temen? Nih ada trik yang bisa dipake buat ngisengin teman kamu. Trik ini dinamakan "Shortcut Jebakan". Dibilang Shortcut jebakan, karena shortcut yang ada, kalau di-klik yang akan tampil bukan halaman sesuai fungsi shortcut, tapi fungsi lainnya. Tapi, tenang aja. Shortcut ini bukan virus kok, juga gak bakal ngerusakin komputer. So, aman-aman aja Ini hanya sebuah trik buat iseng kalau kamu lagi gak ada kerjaan...hehehe....
Ok deh, gak usah panjang lebar lagi, biar gak bingung langsung ke TKP.

Langkah-langkahnya seperti di bawah ini :

1. Buatlah sebuah shortcut baru di desktop. Klik kanan pada area Desktop -> New -> Shortcut

2. Kemudian akan muncul tampilan kotak dialog 'Type the Location of the item'. Pada kotak tersebut ketikkan Shortcut -s -f -t 5 -c "Good Bye!"
     keterangan : -s adalah kode untuk men-shutdown komputer, ketika shortcut di-klik. Bisa diganti -r untuk merestart, -l untuk log off. -f adalah kode untuk menutup semua aplikasi windows. -t 5 adalah kode untuk lama waktu yang diset sebelum komputer melakukan shutdown. Settingnya bisa diubah-ubah dengan mengganti angkanya. -c "Good Bye!" adalah kode untuk menampilkan pesan sebelum shutdown. Pesan dapat diubah dengan kata-kata sendiri, asalkan selalu diapit tanda petik.

3. Klik Next. Lalu Beri nama Shorcut tersebut dengan nama shortcut program yang sering digunakan teman kamu. Misalnya Mozilla Firefox.

4. Klik Finish

5. Klik kanan pada shortcut buatan tadi. Klik Properties.

6. Klik Change Icon, lalu klik Browse, dan temukan icon yang mirip dengan nama Shortcut jebakan tersebut. Misalnya membuat shortcut dengan nama Mozilla Firefox, maka cari icon mozilla firefox pada direktori di komputer kamu.

7. Klik icon yang telah dipilih. Klik Ok. Lalu Klik Ok lagi.

Selesai !! Sekarang coba tes. Klik 2x pada shortcut tersebut. Tunggu dan lihat apa yang terjadi.

Selamat Mencoba !!





Sabtu, 28 Januari 2012

A Secret of Financial Management


   A huge earning is usually considered for measuring the wealth of someone. However, why do so many people with huge income frequently end up running out of money in the middle or at the end of the month? What is the problem? 

   If you have a job now, do you remember the first one you ever had? Usually, the first experience on work is the most unforgettable experience. 

   Let's take an example. Anto was still living with his family until he got a job at the age of 23, as a clerk in a trading company. At that time, he had just graduated. Although he had to go through a probationary period, Anto was so excited when he knew that he would get his first salary. His salary was Rp 600,000, which he would receive on the 27th. 

   We can guess what he would want to do: he wanted to treat his family. He wanted to express his gratitude for getting a salary for the first time in his life, and he also wanted to show them that he was independent now. 

   Let's see: he received the salary on the 27th. On the 29th he took his family out for a meal in an all-you-can-eat restaurant, so each of them could satisfy their appetite. The pre-tax cost for one person was Rp 22,000, and after tax was Rp 24,200 per person. All of his family members were 7, consisting of his father, mother, one big brother and 3 annoying younger brothers. All was 6, plus Anto made it 7. It means that he had to pay the dinner bill of Rp 169,400. Which means, only 2 days after he received his salary, he had already spent 28% out of his salary for that month. So, he had only Rp 430,600 left for the rest of the month. 

   "No problem", thought Anto. "It's my own family that I treated, not other people. Besides, it's not every day I do that. Once a month is enough." Days went by. One week, 2 weeks, 3 weeks. "Hmm…that stuff in the mall looks pretty good. There is a very interesting looking shirt. Okay, it costs Rp 28,000. There's also this nice pair of trousers to wear for work. Very cheap, costs only Rp 65,000. It won't hurt to look stylish at the office". He then started buying things. "Okay", Anto thought, "one shirt and a pair of pants for this month. The rest of my salary would be used for transportation and food until the end of the month" .
What happened? On the 24th of the next month, just three days before his second-month payday, he had only Rp 50,000 left. 

   Anto started thinking. Okay...., such was because he spent most of his money to treat his family. Also this was his first time working. Within the coming months, his finance would be better. 

   The second month, he got his salary again. Still in the same amount. No raise yet. The difference was no more treating the family. Days and weeks went by. A few days before his third salary, he only had Rp 75,000 left.
Three months passed by, he was finally accepted as permanent employee. He got a Rp 150,000 raise to Rp 750,000. "Not bad", Anto thought. This meant that I would be able to "breath" and save a little. But strangely, a few days before even one month period ended, his still had only little money left. The sixth month, the seventh month, the eight month, although he got a raise, but he still ran out of money and could not put any into savings. 

   As a matter of fact, Anto is not the only one, whose income is under Rp 1m, with this problem. Even people with millions per month income still have trouble saving money. 

   What is really happening? Many people think that by getting a raise, they will not run out of money in the middle of the month and they can save for sure. Every month they hope that they will get a raise the next months. But after they really get a raise, they still run out of money. 

   It is clear that the solution here lies not on how big your income is. The amount of your income does not guarantee that you will not run out of money in the middle of the month. The size of your income does not guarantee that you will be able to save. The key here is not how much money you make, but how you manage your income so that it can be stretched in a one-month period. 

   There is no fixed way on the right method to manage your finance. However, based from experiences, there are several things that can help you manage your finance well each month:
  1. Plan your income and outcome every month.
  2. Carry out the plan strictly.
  3. Have reserved fund.
  4. Join insurance plan.
In the next number, we will discuss each of the approaches.